| Minahasa Raya Net |
Kabar baik
Posted by Ivon L on 14/11/2001, 1:17 pm
| Saat memasuki kamar pasiennya, Dokter Soehe sudah
gelisah. Ada sesuatu yang ingin disampaikan kepada pasiennya, tapi berat di hati Dokter
Soehe. Akhirnya, dipaksakan juga ia bicara kepada tuan Wim, pasiennya itu. "Tuan Wim, maukah anda memaafkan orang yang paling bersalah kepada anda selama ini?" "Tuhan Maha Pengampun, mengapa saya harus menyimpan dendam?" "Ada pengakuan yang ingin saya sampaikan kepada tuan Wim, yaitu tentang kabar buruk dan kabar baik." "Sampaikan dulu kabar buruknya." "Kaki Tuan yang saya amputasi itu ternyata salah. Bukan yang kanan tapi seharusnya yang kiri." "astaga! Lalu kabar baiknya?!" "Setelah saya periksa ulang, memang seharusnya kaki tuan tidak perlu diamputasi." |